Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
HuKrimNasionalSurabaya

Sebut ada Indikasi Gagalkan Muktamar PKB di Bali, DPW PKB Jatim Datangi Polda Jatim

×

Sebut ada Indikasi Gagalkan Muktamar PKB di Bali, DPW PKB Jatim Datangi Polda Jatim

Sebarkan artikel ini
Ket foto : Anik Maslachah, Sekretaris DPW datangi Polda Jatim
Example 468x60

Surabaya, bacawarta.id,- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, Kamis (22/8/2024) mendatangi Polda Jatim menjelang pelaksanaan muktamar DPP PKB ke-6 yang diselenggarakan di Bali pada 24-25 Agustus 2024.

Kedatangan Pengurus PKB ini, diantaranya sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah, didampingi oleh ketua DPC PKB Kota Surabaya, untuk berkoordinasi dengan pihak polda jatim, terkait adanya indikasi pihak-pihak yang ingin menggagalkan jalannya munas PKB di Bali tersebut.

“Kondisi faktual di lapangan kami melihat bahwa ada upaya upaya provokatif yang dilakukan oleh oknum yang mengarah kepada kegaduhan, kericuhan maupun kerusuhan dan ada arah untuk menggagalkan pelaksanaan Muktamar PKB,” kata Anik Maslachah, Sekretaris DPW PKB Jatim, Kamis (22/8/2024) pagi.

Sekretaris DPW PKB jatim, juga berkoordinasi dengan polda jatim dengan meminta melakukan tindakan preventif, terkait upaya-upaya provokatif yang berpotensi mengganggu jalannya muktamar di bali. Mengingat ada indikasi oknum asal jawa timur yang akan melakukan kegiatan di Bali bersamaan dengan jadwal pelaksanaan muktamar PKB.

“Ya kita melihat oknum ya, oknum dari nu saya melihat ada beberapa gerakan yang dilakukan, satu diantaranya  mengumpulkan massa banyak untuk apel kesetiaan yang digelar di Bali. Undangan yang viral itu akan ada 100 ribu massa dari jawa timur dan jawa tengah.” Lanjutnya.

PKB memandang perlu untuk datang ke Polda Jawa Timur guna melakukan koordinasi ini, bukan hanya sekedar untuk kelancaran dan ketertiban pelaksanaan muktamar saja, namun juga akan memiliki dampak pada kelangsungan pilkada yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Tujuan kami melakukan koordinasi ini tidak hanya sekedar bagaimana pelaksanaan Muktamar ini berjalan dengan tertib. Namun ada kegiatan besar yang perlu diamankan bersama yakni Pilkada dan Pilgub serentak di Indonesia,” lanjut dia.

Selain itu juga ada indikasi gerakan-gerakan yang mengajak untuk membentuk pengurusan baru dan akan membuat muktamar tandingan.

“Dari indikasi indikasi itulah kemudian kami hadir ke Polda untuk langkah antisipatif,” Pungkasnya.* (bm)

Example 300250
Example 120x600