SURABAYA, Bacawarta.id,- Anggota Komisioner KPU Jatim Divisi Logistik, Miftahur Rozaq mengatakan, bahwa kebutuhan logistik pada pilkada serentak 2024 ini menyesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di Jawa Timur. Seperti diketahui, ada sebanyak 31.280.418 DPT yang tersebar diseluruh Jawa Timur.
Dikatakannya, KPU Jatim memulai tahapan awal pengadaan logistik untuk Pilkada 2024, dalam rangka menjamin kelancaran dan efisiensi proses tersebut, KPU berkolaborasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
“Jadi untuk tahap dua ini, kebutuhan logistik pilkada serentak 2024 ini sejumlah 32.088.910 surat suara dan 60.751 daftar pasangan calon,” terang Miftahur Rozaq saat berada di Hotel Wyndham, Surabaya, Jumat (4/10/2024).
Pengadaan logistik pemilu 2024 ini berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 12 tahun 2024 tentang perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan pemungutan suara lainnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota 2024.
Sementara, Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi menuturkan, masa kampanye pada Pilgub Jatim ada 60 hari dan saat ini pihaknya juga lagi fokus karena Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah disiapkan. Sedangkan jumlah TPS sudah ditentukan dan KPPS juga sudah dibentuk.
Aang Kunaifi juga menyebut, Ketua Divisi Logistik juga sedang mempersiapkan terkait dengan kebutuhan perlengkapan pemungutan suara yang akan dipakai di tanggal 27 November 2024 mendatang.
Sementarabeberapa kegiatan yang KPU Jatim lakukan, diantaranya pemantapan peningkatan kapasitas yang dilakukan oleh KPU Kab/Kota, dalam mengedukasi memberikan peningkatan kapasitas kepada jajarannya yang ada ditingkat kecamatan maupun desa.
Untuk diketahui, kebutuhan Kotak Suara, bilik dan tinta untuk Pilkada 2024 di Jawa Timur dibutuhkan 61.417 jumlah keseluruhan kotak, 121.502 bilik, dan 121.502 tinta yang nantinya akan dibagi pada masing-masing TPS yang ada di seluruh Jawa Timur. (ano)

















