Menariknya, anggota yang resmi terdaftar akan mendapatkan tanda centang biru sebagai tanda kepercayaan.. Fitur lain seperti video call, grup call, dan kirim lokasi juga akan segera diaktifkan.
Yang lebih inovatif lagi, aplikasi ini memungkinkan anggotanya untuk memposting berita atau informasi langsung ke dalam aplikasi melalui fitur bulletin, sehingga bisa menulis dan memposting infromasi secara langsung melalui aplikasi kapanpun dan dimanapun.
Ketika masuk ke dalam aplikasi, system akan erekam dimana anggota ytersebut berasal sehingga setiap postingan akan melalui proses penyaringan oleh ketua DPD masing-masing wilayah sebelum dipublikasikan.
“Dengan fitur ini, anggota di daerah-daerah, bahkan di pelosok sekalipun, bisa menyampaikan informasi atau aspirasi mereka secara langsung tanpa melalui proses panjang seperti jurnalis profesional,” jelas Teguh.
Teguh menambahkan bahwa aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat kontroling anggota, tetapi juga sebagai basis data digital untuk memudahkan pengelolaan keanggotaan. “Tujuan kami adalah untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat antara anggota di berbagai wilayah.
Dengan aplikasi ini, kami ingin mempermudah proses bergabungnya anggota baru, serta meningkatkan kolaborasi antara DPP, DPW, dan DPD, terutama di Jawa Timur dan di seluruh Indonesia secara umum,” ungkapnya.
Sebagai pilot project KTA digital berbasis aplikasi, DPW Gibran Center Jatim juga berharap bahwa aplikasi ini dapat menjadi contoh untuk wilayah lain di seluruh Indonesia.
“Aplikasi ini bukan hanya inovasi lokal, tetapi kami berharap bisa diadopsi secara nasional karena merupakan yang pertama di Indonesia. Kami ingin agar semua anggota di Indonesia dapat merasakan manfaatnya,” tambah Teguh.
Aplikasi KTA Digital Gibran Center ini sudah dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store. DPW Gibran Center Jawa Timur mendorong seluruh anggota untuk memaksimalkan penggunaan fitur-fitur yang ada agar dapat lebih mudah dalam berinteraksi dan bertransaksi.
Dengan semua keunggulan yang ditawarkan, aplikasi ini diharapkan menjadi alat penghubung yang efektif antara anggota di seluruh wilayah, memperkuat jaringan dan mempercepat penyebaran informasi. (ano)

















