MOJOKERTO, Bacawarta.id,- Menjelang perayaan hari raya Waisak 2569 BE (Budist Era), patung Buddha tidur terbesar di Indonesia yang berada di komplek Maha Vihara Mojopahit, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, mulai disucikan.
Tradisi penyucian patung ini, mempunyai filosofi pembersihan jiwa. Patung dengan panjang 22 meter, dengan tinggi 4,5 meter ini dimandikan dengan menggunakan air kembang.
Sejumlah bagian patung ini dibersihakan dari debu dan kerak agar terlihat mengkilat, mulai dari bagian kaki, tubuh, hingga kepala Sang Buddha, dibersihkan oleh para pengikutnya di Maha Vihara Mojopahit.
Menurut Romo Sariyono, pendeta Maha Vihara Mojopahit, penyucian patung buddha tidur ini, sudah menjadi tradisi umat budha sejak pertama dibangun pada tahun 1993 silam.
Pembersihan patung ini mempunyai filosofi penyucian jiwa setiap manusia dari hal-hal buruk menjelang hari suci Waisak tiba. “Filosofinya sebagai pembersihan jiwa dari hal-hal buruk,” katanya saat ditemui di Maha Viahara Mojopahit, Rabu (07/05/2025).
Selain mensucikan dan memandikan patung Buddha Tidur, tempat peribadatan umat Buddha Maha Vihara Mojopahit juga dibersihkan. Altar tempat patung buddha dibersihkan dan sejajian juga telah disiapkan.
Rencananya ratusan umat Buddha dari berbagai wilayah di indonesia akan mengikuti prosesi detik-detik Waisak yang jatuh pada 12 Mei 2025 mendatang di Maha Vihara Mojopahit.
Sebelum puncak peringatan Waisak 2569 BE umat Buddha dijadwalkan akan menggelar ritual Pradaksina dengan mengelilingi patung Buddha serta tradisi berbagi untuk sesama.
Tema Waisak majelis Budayana Indonesia kali ini yakni ‘Semangat Kebersama untuk Indonesia Maju’. “Kami berharap semoga dengan tema ini kami selalu bersemangat untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (tmm)

















