Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineNasionalPeristiwa

5 Kisah Mengharukan Nelayan Indonesia Terombang-ambing di Lautan

×

5 Kisah Mengharukan Nelayan Indonesia Terombang-ambing di Lautan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pulau Karang Jamuang, Gresik Jawa Timur. (Foto: Bacawarta.id)
Example 468x60

SURABAYA, Bacawarta.id,- Kisah nyata tentang perjuangan hidup dan bertahan hidup di alam liar selalu menarik untuk disimak. Tidak hanya perjuangan bertahan hidup tersesat di hutan, kisah nelayan Indonesia yang terombang ambing dan tersesat di lautan juga menarik untuk kita ketahui.

Berikut ini kami ulas kembali, lima kisah menyedihkan sekaligus menginspirasi yang dialami nelayan Indonesia. Bagaimana mereka bisa selamat dan apa yang mereka makan selama berada di tengah laut:

1. April 2023

Pada bulan April tahun 2023 lalu, sebanyak 11 nelayan Indonesia yang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT), terdampar selama enam hari di pulau kecil di perairan Australia, setelah perahu mereka dihantam Siklon Tropis Ilsa.

Penuturan salah satu nelayan yang selamat, menceritakan bagaimana mereka bisa terdampar bersama dengan 10 orang nelayan lainnya yang sudah terlebih dahulu berada Pulau Bedwell, Australia, setelah 30 jam berada di laut.

Peristiwa naas itu terjadi setelah mereka enam hari berlayar, pada 12 April, perahu mereka diterpa gelombang tinggi dan angin kencang yang disebabkan Siklon Tropis Ilsa.

Setelah berenang di laut menggunakan wadah air plastik selama 30 jam itu akhirnya sampai ke daratan yang ternyata adalah Pulau Bedwell yang berada di Australia.

Seluruh nelayan tersebut akhirnya diselamatkan oleh pihak berwenang Australia.

Selama bertahan hidup enam hari di pulau pasir Bedwell, mereka hanya mengonsumsi ikan mentah.

Ilustrasi: Pantai Merah Banyuwangi Jawa Timur. (Foto: Bacawarta.id)

2. Juni 2021

Kisah berikutnya yang tak kalah menyedihkan dialami nelayan asal Pulau Satanger, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, bernama Sumaila Sikki (58) terombang-ambing di laut lepas selama 15 hari.

Selama di lautan, nelayan tersebut hanya bertahan dengan minum air hujan.
Sumaila Sikki ditemukan oleh nelayan dari Banjar Dinas Batudawa Kelod, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, bernama I Komang Sukarta (36) di rumpon ikan miliknya di tengah laut.

Kejadian tersebut bermula saat korban melaut dan memancing dengan menggunakan perahu. Namun kapal korban mengalami patah as mesin sehingga perahunya tidak lagi bisa dikendalikan.

Kondisi itu akhirnya menyebabkan nelayan itu terombang-ambing di tengah laut selama 15 hari, hingga akhirnya ditarik ke daratan.

Example 300250
Example 120x600