Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
HuKrim

Gagal Hadirkan Saksi Mama Korban Terdakwa Lettu dr. Raditya Bagus Jalani Pemeriksaan

×

Gagal Hadirkan Saksi Mama Korban Terdakwa Lettu dr. Raditya Bagus Jalani Pemeriksaan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga
Example 468x60

Surabaya, Bacawarta.id,- Sidang dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) fisik dan psikis dengan Terdakwa Lettu Laut (K) dr. Raditya Bagus Kusuma Eka Putra kembali digelar, dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa.

Dalam keterangannya di ruang sidang Pengadilan Militer Surabaya, terdakwa mengakui telah melakukan kekerasan terhadap dr Mae’dy dan juga kedua putrinya dari pernikahan sebelumnya.

Adapun kekerasan itu berawal dari tanggal 28 April 2024. Saat itu, ibu kandung dr. Maedy Christiyani Bawoljie meminta tolong ke terdakwa Lettu Laut (K) Raditya Bagus Kusuma Eka Putra untuk melakukan perpanjangan rujukan kontrol di RSPAL dr. Ramelan.

“Saya kemudian bilang ke ibu mertua, untuk membuat perpanjangan rujukan itu, akan diantar putri pertama dr. Maedy,” kata terdakwa Lettu Laut (K) dr. Raditya Bagus Kusuma Eka Putra, Rabu (13/11/2024).

Menurut pengakuan terdakwa, dr. Maedy Christiyani yang mengetahui putri pertamanya diminta untuk mengantarkan neneknya ke RSPAL dr. Ramelan Surabaya ternyata tidak setuju dan langsung menelepon terdakwa dr. Raditya Bagus.

Masalah mulai terjadi ketika terdakwa Lettu Laut (K) dr. Raditya mulai mengeluarkan obat pesanan sang mertua dari saku celananya.

Begitu mengeluarkan obat pesanan sang ibu mertua tersebut dari saku celananya, terdakwa Lettu Laut (K) dr. Raditya meletakkan obat itu diatas tempat tidurnya. Namun, ia berpesan kepada anak laki-lakinya, supaya memberikan obat tersebut kepada sang nenek usai anaknya itu makan.

Berdasarkan pengakuan terdakwa dimuka persidangan, dr. Mae’dy saat itu kata dr Raditya mengucapkan kata dengan nada tinggi karena keberatan dengan tindakan Terdakwa, hal inilah yang membuat terdakwa dr. Raditya Bagus Kusuma Eka Putra tersinggung.

“Spontan, saya kemudian mengambil guling dari atas tempat tidur, yang letaknya tak jauh dari saya berdiri. Guling tersebut kemudian saya lempar ke arah dr. Maedy Christiyani dan mengenai tubuhnya,” tuturnya.

Example 300250
Example 120x600