JAKARTA,Bacawarta.id,- PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA) melaporkan
kemajuan operasional yang kuat untuk kuartal yang berakhir pada 31 Desember 2024, yang ditandai dengan pertumbuhan produksi yang tinggi, efesiensi biaya, dan kemajuan strategis.
Operasi tambang emas dan tembaga Merdeka menutup tahun dengan hasil yang baik. Tambang Emas Tujuh Bukit memproduksi 35.824 ounce emas selama kuartal tersebut, dengan total biaya tunai atau cash cost sebesar $975/oz, biaya berkelanjutan menyeluruh (all-in sustaining cost;/AISC) sebesar $1,260/oz, dan harga jual ratarata (average sales price; ASP) sebesar $2,672/oz.
Pada periode yang sama, sebanyak 29.056 ounces emas telah terjual, menghasilkan pendapatan sebelum diaudit (unaudited) sebesar $83,4 juta, termasuk $6 juta dari
pendapatan produk sampingan perak.Tambang Tembaga-Pirit Wetar memproduksi 3.419 ton tembaga selama kuartal tersebut, dengan total cash cost sebesar $1,63/lb, AISC sebesar $2,83/lb, dan ASP sebesar $4,18/lb.
Selama periode ini, 3.101 ton tembaga telah terjual, menghasilkan pendapatan unaudited sebesar $28,6 juta. Produksi emas 2024 (FY2024) mencapai 115.867 ounce, sesuai dengan panduan yang ditetapkan, dengan total cash cost sebesar $1.017/oz, AISC sebesar $1.337/oz, dan ASP sebesar $2.371/oz. Produksi tembaga FY2024 mencapai 13.902 ton, yang berada dalam kisaran panduan 13.500 hingga 14.000 ton.
Selain itu, Tambang PiritTembaga Wetar melampaui panduan biaya tunai dan AISC untuk FY2024, dengan biaya tunai sebesar $2,63/lb dan AISC sebesar $3,58/lb. Untuk FY2025, Merdeka menetapkan panduan produksi antara 100.000 dan 110.000 ounce emas dan antara 11.000 dan 13.000 ton tembaga.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (IDX: MBMA) mencatat kinerja yang kuat untuk operasional nikel, yang didorong terutama oleh Tambang SCM (Sulawesi Cahaya Mineral). Pada kuartal ini, Tambang SCM mencatat rekor produksi sebesar 3,4 juta wet metric ton (wmt) limonit dan 3,0 juta wmt saprolit, mencerminkan peningkatan tahunan (Year of Year/YoY) masing-masing sebesar 110% dan 108%.
Pada periode yang sama, 2,01 juta wmt bijih saprolit dikirim ke smelter RKEF MBMA, sementara 4,1 juta wmt bijih limonit dijual ke PT Huayue Nickel Cobalt, menghasilkan pendapatan unaudited sebesar $73,2 juta dengan ASP sebesar $17,9/wmt. Fasilitas pemurnian MBMA menghasilkan total 30.716 ton produk nikel, termasuk 18.823 ton nikel dalam nickel pig iron (NPI) dan 11.893 ton nikel dalam high-grade nickel matte (HGNM), yang menghasilkan pendapatan unaudited masing-masing sebesar $223,8 juta dan $158,8 juta, dengan ASP masing-masing sebesar $11.887/t dan $13.229/t.

















