HuKrim

Polwan Goes to School, Bekali Pelajar Trenggalek Pemahaman Soal Teknologi AI

×

Polwan Goes to School, Bekali Pelajar Trenggalek Pemahaman Soal Teknologi AI

Sebarkan artikel ini

Polres Trenggalek – Sejumlah polisi wanita atau yang lebih dikenal dengan sebutan Polwan berkunjung ke SMP Negeri 3 Trenggalek. Kedatangan para srikandi Polres Trenggalek ini disambut hangat oleh para guru, tenaga pendidik dan siswa-siswi. Kamis, (20/8).

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., melalui koordinator Polwan Aiptu Anik Siswana, S.H. mengungkapkan, kehadiran dirinya bersama tim merupakan rangkaian dari kegiatan Polwan Goes to School dalam rangka menyambut HUT ke-78 Polwan RI.

“Kita sengaja meminta waktu barang sejenak untuk bertemu dan bertatap muda dengan adik-adik pelajar, memberikan motivasi dan berbagi ilmu, wawasan dan pengalaman yang mungkin bisa menginspirasi untuk masa depan mereka.” Ungkapnya.

Usia pelajar atau yang populer disebut generasi Z (Gen Z) dan Generasi Alpha (Gen Alpha) sebagai sasaran kegiatan ini bukan tanpa alasan, mengingat kalangan pelajar hari ini merupakan generasi emas Indonesia dengan dinamika dan tantangan yang lebih kompleks.

“Tantangan mereka ke depan tentu lebih beragam yang harus dijawab dengan bijak dan cerdas dibarengi karakter kebangsaan yang kuat sebagai bekal mereka nanti.” Imbuhnya.

Tampilan GIF
Animasi GIF

Menariknya, acara yang mengambil tempat di salah satu ruang kelas tersebut dikemas dengan suasana yang lebih santai dan ceria. Interaksi antara Polwan dengan peserta lebih terbuka dan tidak kaku. Para Polwan ini juga membagikan doorprize kepada siswa-siswi yang bisa menjawab kuis yang diberikan.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya bersama tim memberikan edukasi dan pemahaman tentang berbagai hal, mulai dari dampak negatif perundungan, bahaya Narkoba, kejahatan perempuan dan anak, kenalakan remaja hingga soal Artificial Intelligence atau AI.

Menurutnya, teknologi yang berkembang pesat, ditambah dengan kecanggihan teknologi yang terus berubah setiap detik tidak hanya berpengaruh terhadap gaya hidup tetapi juga cara berfikir dalam memanfaatkan teknologi itu sendiri.

Pihaknya menambahkan bahwa hari ini hidup di era 5.0 dimana teknologi AI mulai digunakan secara luas. Banyak sisi positifnya karena membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Namun dibalik itu juga menyimpan sisi negatif yang harus dihindari.

Hampir semua anak sekarang sudah punya smartphone lengkap dengan fasilitas yang canggih. Kemudian banyak kita temukan unggahan, konten penyalahgunaan teknologi AI. Merubah wajah dan suara untuk melakukan kejahatan ataupun merugikan orang lain. Bahkan, ada juga yang mengerjakan tugas sekolah menggunakan AI sehingga merasa lebih mudah tanpa harus belajar.

“Ini yang harus menjadi perhatian semua pihak. Mereka adalah anak-anak kita, yang akan meneruskan roda kepimpinan di masa depan nanti.” Pungkasnya.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini, sedikit banyak bisa memberikan pemahaman tentang tantangan zaman ke depan dan bagaimana cara menghadapinya serta bisa menjadi inspirasi bagi para siswa sebagaimana tema hari jadi Polwan ‘Satu Polwan Membawa Dampak Signifikan bagi Masyarakat’.