Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineNasionalSurabaya

Puluhan Warga Bubarkan Sosialisasi Amdal Proyek Surabaya Waterfront Land

×

Puluhan Warga Bubarkan Sosialisasi Amdal Proyek Surabaya Waterfront Land

Sebarkan artikel ini
Warga Keputih tolak sosialisasi amdal oleh pengembang
Example 468x60

SURABAYA, Bacawarta.id,- Ratusan warga Keputih, Kecamatan Sukolilo Surabaya, membubarkan paksa kegiatan sosialisasi analisis dampak lingkungan atau amdal yang diselenggarakan PT. Granting Jaya selaku operasional proyek nasional reklamasi Surabaya Water Frontland seluas 1084 hektar di wilayah pesisir pantai Surabaya Jawa Timur, Selasa 3 September 2024. Menurut warga, proyek reklamasi ini dianggap menimbulkan dampak negatif bagi warga di sepanjang pesisir pantai.

Aksi menolak reklamasi ini disuarakan ratusan warga saat PT. Granting Jaya menggelar acara sosialisasi analisis dampak lingkungan, yang digelar di sentra wisata kuliner kawasan Jalan Keputih Surabaya.

“Warga dengan tegas menolak reklamasi yang rencananya akan dibangun di lahan seluas 1084 hektar di wilayah pesisir pantai Surabaya Jawa Timur,” kata Indi Nuroini, Ketua LPMK Keputih.

Lebih lanjut Indi Nuroini menjabarkan, dari seribu 84 hektar proyek reklamasi yang akan dibangun oleh PT. Granting Jaya sebagian besar ada di wilayah Keputih, yakni sekitar 600 hektar. Dengan adanya reklamasi dipastikan ratusan hektar tambak milik warga akan mati, dan ratusan orang akan kehilangan mata pencaharian.

“Memang di wilayah Keputih tidak terdapat banyak nelayan, namun di kawasan tersebut masih terdapat ratusan hektar tambak produktif dan membutuhkan keberlangsungan dari air laut,” tegasnya.

Sementara itu, ketua tim amdal dari PT. Widya Cipta Buana yang di kontrak oleh PT. Granting Jaya untuk melakukan analisis dampak lingkungan terkait proyek reklamasi tersebut, menjelaskan tetap akan menjalankan tugasnya memberikan rekomendasi, meski mendapat penolakan warga saat melakukan sosialisasi.

“Penolakan warga ini tidak menjadi penghalang untuk membuat rekomendasi. Pasalnya dalam tahap sosialisasi amdal, kita hanya menjaring saran dan kritik dari masyarakat warga terdampak dan mencari titik tengah terkait analisis dampak lingkungan yang disebabkan oleh proyek nasional tersebut,” tegas Iwan Setiawan, ketua tim amdal PT. Granting Jaya.

Untuk diketahui, proyek reklamasi Surabaya Waterfront Land ini merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan memperluas area pantai dan mengembangkan infrastruktur seperti kawasan bisnis, perumahan, dan fasilitas publik di sepanjang pesisir pantai Surabaya. (anto)

Example 300250
Example 120x600