GRESIK, BACAWARTA.ID – Semangat memerangi penyalahgunaan narkoba ditunjukkan warga RW 06 Perumahan Bukit Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bertema “Keluarga Sehat, Tanggap Narkoba, untuk Menjadikan Lingkungan Sehat, Aman dan Bersih dari Narkoba”.
Kegiatan yang melibatkan unsur Muspika Kecamatan Driyorejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga ini ditutup dengan deklarasi bersama perang terhadap narkoba.
Acara berlangsung meriah dan diawali dengan senam bersama serta jalan sehat yang diikuti warga dari berbagai kalangan. Sejumlah hadiah doorprize menarik turut dibagikan kepada peserta untuk menambah antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian kegiatan edukatif tersebut.
Ketua RW 06 Perumahan Bukit Bambe, Jiran, mengatakan sarasehan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba dan konsekuensi hukum yang mengintai para pelaku penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, keluarga menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan.
“Sarasehan ini menjadi ajang penyuluhan untuk menjelaskan bahaya dan sanksi hukum penyalahgunaan narkoba kepada para orang tua. Ibu memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya agar terhindar dari bahaya narkoba. Perumahan Bukit Bambe berkomitmen menjadi lingkungan yang bebas narkoba dengan dukungan seluruh warga,” ujar Jiran.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kabupaten Gresik, Wawan Kurniawan Aziz, mengungkapkan bahwa sabu-sabu masih menjadi jenis narkotika yang paling banyak disalahgunakan di masyarakat. Ia menegaskan bahwa peran keluarga sangat menentukan dalam mencegah anggota keluarga terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Narkotika yang paling marak saat ini adalah sabu-sabu. BNN menyediakan layanan rehabilitasi bagi pengguna maupun pecandu narkoba. Keluarga memiliki peran yang sangat penting untuk melakukan pengawasan dan memberikan dukungan agar anggota keluarganya tidak terlibat penyalahgunaan narkotika,” kata Wawan.
Senada dengan itu, Kanit I Satresnarkoba Polres Gresik, Aiptu Hamim Tohari, mengingatkan para orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak sebagai langkah deteksi dini. Menurutnya, perubahan sikap, pola pergaulan, hingga kebiasaan sehari-hari dapat menjadi indikator awal yang perlu segera direspons oleh keluarga.
“Orang tua harus lebih peka terhadap kondisi anak melalui deteksi awal perubahan perilaku. Selain merusak kesehatan dan masa depan, penyalahgunaan narkotika juga memiliki ancaman hukuman pidana yang berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Hamim.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta kemudian menggelar deklarasi perang terhadap narkoba. Deklarasi tersebut menjadi simbol tekad warga Perumahan Bukit Bambe untuk menjaga lingkungan tetap sehat, aman, dan bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, BNN, dan kepolisian dalam memerangi narkoba hingga tingkat lingkungan terkecil.* (BM)

















